Fakultas Kedokteran Universitas Padjadjaran

Perjuangan-Survive-Bertahan

kita berjuang untuk dapat apa yang kita mau. ada yang berjuang menghalalkan berbagai cara, ada yang berjuang dan optimis walaupun harus jatuh bangun, dan perjuangan yang lain. saya pun yakin, anda juga sedang berjuang disana, baik karir, pendidikan bahkan cinta.

saya mempunyai 5 orang sahabat. dan tidak dapat di pungkiri mereka adalah teman-teman terbaik saya disini. kami menempuh jalur perjuangan dan cerita hidup masing-masing sebelum kami di pertemukan disini, dan sampai detik ini pun  kita masih harus berjuang untuk lulus bersama. semoga saja kita diberikan kemudahan sampai lulus dan jadi dokter sama-sama, amin.

kami saling menghibur dan saling memberikan semangat. ketika saya dan F (salah satu sahabat saya) jatuh di semester awal kuliah, ketika D dan A (sahabat saya juga) yang jatuh karna masalah si “jambu merah”, dan masih banyak lagi. 

saat ini, salah satu sahabat kami menemui masalah. masalah berat menurut kami. saya pribadi sangat ingin menjaga dan menahan dia agar tidak terlalu jatuh bagaimana pun caranya. mungkin sahabat” saya yang lain juga punya pikiran sama. sebenarnya saya ingin dy menyadari satu hal. jalan dy yang diberikan Allah sekarang ya disini, mau masalah apapun yang dihadapi ya itu cara terbaik buat dy dari Allah buat bikin dy semakin baik. saya pribadi jujur sudah ga sanggup lagi buat survive disini, kalo saya mengikuti ego saya pasti udah ikut snmptn lagi sama kayak kamu dengan super niat bakal angkat kaki dari sini kalo ketrima. tapi kamu tau? banyak sekali orang-orang yang mengharapkan apa yang sudah kamu pegang, mengharapkan untuk bisa bergabung disini, ketika itu kamu akan siap-siap melepaskan apa yang sudah kamu dapatkan dengan cuma-cuma. inget, untuk mencapai kesuksesan harus butuh perjuangan, memang mencapai sukses bukan hanya disini, tapi jalan yang kamu tempuh sekarang ya lagi disini. setidaknya kamu berusaha mencoba merubah mindset kamu, ada kita kok disini yang setia bantuin kamu. kita sayang kamu, siapa sih yang rela kamu pergi, ga ada. kamu salah satu sahabat terbaik kita. kamu dan saya punya ketidakmampuan yang sama, tapi kenapa hanya saya yang berusaha bertahan di kondisi menekan seperti ini sedangkan kamu tidak. 

oke kembali ke jalan Allah. mungkin ini lah yang terbaik yang Dia kasih buat kamu. keputusan kamu pun sudah bulat. saya ga mungkin egois menahan kamu disini. cerita lah saat semua beban kamu menumpuk jadi satu. cerita ke kita, kita disini siap bantu kamu. ada kita disini, sedih rasanya setiap tau kamu ada masalah ketika ada kita disini, kamu malah mencari mereka teman-teman sekolah kamu dan kita ga tau apa-apa yang terjadi dengan kamu. apapun yang terjadi, apapun keputusan yang kamu buat, kita siap dukung kok, kita bakal selalu di samping kamu mau kondisi yang bagaimana pun. kamu salah satu teman terbaik kita. kita menyayangi mu layaknya saudara sendiri. saya mendoakan yang terbaik buat kamu.

ketika kamu bilang, “selama disini aku ketawa ceria semua itu bohong cuma buat nutupin aja” setidaknya kalau kamu memang super menyesal disini, kamu sudah diberi kesempatan ketemu kita dan jadi temen terbaik kita, itu salah satu positifnya :’)

#BikinMalu Ajang Untuk Bikin Malu Para Pelanggar Peraturan

Tadi gue lagi mengisi hari minggu sambil terbaring di ranjang penuh peluh.. Kenapa? Di kost gue, Earth Hour baru digalakkan siang ini.. Sehingga kipas angin gue pun mati. Ini kamar rasanya kayak lagi sauna.. Nah.. Di sela-sela gue nganggur itu, gue maen twitter deh.. Nah.. pas maen twitter ini, gue liat tweet si Ernest Prakasa :


Yup.. Sebuah mobil mewah seharga Miliaran, ngisi BBM premium! Itu contoh orang-orang yang mau merebut hak rakyat kecil guys! Nah, dari tweet di atas, gue jadi kepikiran sebuah ide. Gimana kalo kita “hukum” orang-orang macem pemilik Alphard di atas biar mereka malu dan (mungkin) jera buat ngelakuin hal itu ke depannya. Biar kalo mereka mau pamer mobil mewah ke temennya, temennya bakal ngerespon:
“Oh.. jadi ini mobil MEWAH yang suka ngembat bensin PREMIUM itu?”

So, kalo kalian mau ikutan ide ini, gue jelasin gimana konsepnya. Program ini gue kasih nama #BikinMalu *Daptarin Patent ah..*
Fungsinya adalah:
- Bikin orang yang suka ngelanggar peraturan jadi ngerasa malu
- Bikin orang yang suka ngelanggar peraturan jadi diomongin banyak orang
- Bikin orang yang suka ngelanggar peraturan jadi dikucilkan dari pergaulan
Caranya gimana Litt??

Caranya simpel guys.. Kalo kalian nemu orang-orang yang lagi ngelanggar peraturan kayak tweet di atas, ambil aja potonya (video juga boleh), dan share ke social media kayak twitter, facebook, tumblr, atau mana aja biar gampang dilihat oleh orang lain dan biar dishare ulang. Contohnya kayak gambar-gambar di bawah ini:
Mobil mewah, pakenya premium.. Dasar Serakah..
Mentang-mentang mobil dinas, terus boleh ngelanggar peraturan gitu?
Bisa beli motor, tapi nggak bisa baca..
Cara melihat orang memperlakukan mantannya, adalah dari cara dia memperlakukan benda yang “pernah” bermanfaat untuknya..
Kalo Zebracross aja ditutup kendaraan, orang nyebrang boleh nginjek2 jok motor mereka nggak ya?
 Masih pake seragam, ngerokok di tempat umum.. Jangan ditiru yah~
Dan tentunya masih banyak lagi kecurangan-kecurangan yang terjadi di luar sana. So, Solusi yang gue tawarkan ini simpel.. Bikin para pelanggar ini “TERKENAL”.. ya.. TERKENAL CURANGNYA..

Yang penting sih kita kompak aja guys.. Jangan menyepelekan cara-cara simpel gini.. Kalo kita mau kompak untuk memperbaiki bangsa dari hal terkecil kayak lingkungan sekitar kita, nggak menutup kemungkinan bangsa kita bakal jadi bangsa yang lebih baik kelak. Karena nggak semua masalah bisa diselesaikan oleh pihak berwajib doang, asal kita sadar, kita juga pihak yang berkewajiban atas masa depan bangsa ini, gue yakin kelak kita bakal bisa jadi bangsa yang besar..
Yap! I’m waiting for your reports.. Kapan aja kalian ngeliat hal2 kayak di atas, jangan sungkan buat ngetweet ke @bikin_maludengan hastag #BikinMalu biar gue bantu temen kalian yang curang itu, jadi TERKENAL.. Tentunya gue juga perlu bantuan kalian kalo gue nemu kecurangan yang sama, tolong dibantu share juga.. Karena gue sendiri nggak bakal bisa ngelakuin hal ini tanpa kalian.. Kalo takut kena pasal “Pencemaran Nama Baik”, disensor juga monggo.. Tapi sebenernya kalo kita bener2 nge-Gap dia ngelakuin hal gak bener, namanya bukan pencemaran nama baik.. Tapi penyebaran nama yang emang sudah tercemar..
Smart people, understand.. Ignorant people, underestimate..

Sumber: @shitlicious (Bigthanks for Bang Alit Susanto :))

If you would create something, you must be something.

—Johann Wolfgang von Goethe (via inspire-quote)

mendengar kata “SOOCA” entah kenapa mindset saya langsung buruk

—lumiere

Letih

yang gw rasa saat ini adalah, Letih. Hidup memang sulit, di setiap jalan kehidupan pasti kita menemukan batu-batu krikil yang mau ga mau harus kita lewatin. kadang gw berharap bisa men-skip batu-batu itu yaaa karena gw Letih menghadapinya. bahkan kadang gw benar-benar ga bisa mengambil hikmah dari apa yang telah gw alami selama ini.

sekarang gw merasa semakin Letih. rasanya hidup gw semakin bercabang. sangat sulit untuk mengembalikan fokus. ntah harus pake bahasa apa gw harus mendeskripsikan keadaan gw sekarang.

Aku tak ingin terus terdiam memandangi harapan. Terlena akan manis cinta dan berujung kecewa. Aku tak ingin terus menunggu sesuatu yang tak pasti. Lebih baik kita menangis dan terluka hari ini.

—(via Kuntawiaji)

hati kamu mungkin memilihku, seperti juga hatiku selalu memilihmu. Tapi hati bisa bertumbuh dan bertahan dengan pilihan lain

—Perahu Kertas (via nindakartikadewi)

Tuhan, lindungi hatiku, dari rasa sakit karena terlanjur suka, dari pengharapan yang nampak nyata tetapi semu belaka. Jika saat ini kau ijinkan hatiku untuk kosong sebentar, maka kosongkanlah, agar aku dapat mencintai-Mu dengan utuh

—Khoiriya Latifa (via khoiriyalatifa)

ada yang lebih berat daripada menjaga hati kita sendiri; menjaga hati orang lain, dari prasangka maupun harapan yang berlebihan

—Orang Tua bijak, pada pemuda yang meminta nasehat kepadanya (via kholidarrofi)

Biasa

  • Saat anamnesis.
  • Koas: Pak, buang air besarnya sekarang bagaimana?
  • Pasien: Biasa, dok, jongkok.
  • Koas: ...